Sabtu, 17 Januari 2009

Best Friend!


Sahabat adalah keperluan jiwa yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau suburkan dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa memerlukan kedamaian.
Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak berusaha mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yang mensia-siakan sahabat yg telah dicari.
Supaya engkau memperoleh sahabat, jadikan dirimu sendiri lebih dulu sanggup menyempurnakan menjadi sahabat orang lain.
Ungkapan sahabat yang jujur lebih besar harganya
daripada harta benda yg diwarisi dari nenek moyang.
Sahabat yang baik adalah orang yang berkata benar, dan bukannya orang yang hanya membenarkan kata-kata.
Sahabat sejati adalah mereka yang sanggup berada disisimu ketika kamu memerlukan dukungan. walaupun saat itu mereka sepatutnya berada di tempat lain yang lebih menguntungkan.
Sahabat sejati hatinya akan tetap tinggal, terikat kepadamu ketika kamu berkata, ” Tinggalkan aku sendiri “.
Kesunyian bukanlah sekutu derita, melainkan sahabat ketinggian jiwa.
Ilmu dan kepandaian itu adalah sahabat yang setia dalam hidup sampai kepada penghabisan umur.
Persahabatan yang sejati akan membawa kepada kerinduan yang abadi
Perang yang rugi ialah orang yang tidak memperoleh sahabat… dan yang paling rugi ialah yang ditinggalkan oleh sahabat
Sesungguhnya persahabatan itu lebih unggul daripada percintaan Tanpa persahabatan, percintaan akan berakhir Tetapi tanpa percintaan, sahabat boleh kekal Oleh itu, hargailah persahabatan yang terjalin
Kerena sahabat mewakili suatu kekuatan
Sahabat yang paling baik adalah Diri kita yang sendiri tahu menilai setiap apa yang kita lakukan
Hadiah yang beharga dalam erti kata sahabat yang sebenar Adalah memberi yang terbaik dari diri anda sendiri
Bergaullah dengan manusia sebaiknya Sehingga kalau kamu mati mereka tangisi Dan kalau hidup mereka selalu merindui kamu
Yang indah itu pertemuan Yang manis itu kemesraan Yang pahit itu perpisahan Yang tinggal hanyalah kenangan
TEMAN MENANGIS
Kamu mungkin akan melupakan orang yang tertawa denganmu. tetapi tidak mungkin melupakan orang yang pernah menangis denganmu.

Sudah berapa malaikat yang kau temui hari ini????


Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini?
Atau hari kemarin?

Di dalam perjalananmu menuju tempat kerja?

Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali?

Berapa?

Bahkan itu di rumahmu sendiri.
Berapa malaikat yang kau temui?
Tidak ada? Tidak mungkin! Siapa bilang?

Smile
Mari kita ingat-ingat lagi...


Mungkin dia yang membuatmu marah-marah karena
membuatmu terbangun di tengah malam buta.
Membuatmu
terjaga dengan tangisan. Dan kau hanya berkata dengan bersungut-sungut, "Anak siapa sih? Rese amat malem-malem nangis. Berisik!"
Padahal mungkin ia membangunkanmu untuk sesuatu hal
bermanfaat yang bisa kau lakukan di tengah malam itu.

Mungkin dia yang membuatmu sewot, ketika kau
bertabrakan badan di jalan sehingga membuatmu terjatuh. Dan kau menjadi sedikit sakit dan malu.
Dan
kau membentaknya dengan ucapan, "Pake mata dong kalo jalan!"
Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berlatih bersabar
dan malahan justru jika ia tidak menabrakmu kau akan sedetik lebih cepat dan mungkin ceritanya akan berbeda.
Tertabrak mobil barangkali.


Mungkin dia yang membuatmu berpikir buruk, sebab
setiap hari ia selalu menengadahkan tangan padamu dengan pakaian compang-camping dan baju dekilnya.
Sehingga membuat ini terbersit di pikiranmu, "Males
amat sih ini orang.
Badan masih seger gitu loh?"

Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berpikir positif
dan lebih bermurah rejeki, setidaknya bermurah senyum.

Ya.
Cobalah ingat-ingat lagi.
Berapa kali dalam sehari
kau membentak, menghardik, membenci, berprasangka, mencibir, memaki orang lain?
Berapa kali?

Sebab mungkin sebanyak itu pulalah kau berlaku tidak sepantasnya pada malaikat.
Senyumlah setiap hari pada siapapun yang kau jumpai.

Berpikirlah positif pada setiap orang yang kau temui.

Perlakukanlah orang lain dengan cara yang sama seperti
kau mengharapkan orang lain memperlakukanmu.

Tuhan
selalu "bekerja" dengan cara yang misterius.
Maka, selalu lah peka dalam menyikapi semua ini.
Smile.

- From Hindu Comunity Friendster-

SEBELUM KITA MENGELUH...........

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak
dapat berbicara sama sekali.


2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak
punya apapun untuk dimakan.


3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di
jalanan.


4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada
tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.


5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon
kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.


6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.


7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin
mempunyai anak tetapi dirinya mandul.


8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan
tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.


9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang
menempuh jarak yang sama dengan berjalan.


10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran,
orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.


11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

-from Hindu Comunity Friendster-